Hari Penutupan Acara Hut Kwan Te Kong di T.ITD Tiong Gie Tua Pekanbaru

Hari Penutupan Acara Hut Kwan Te Kong di T.ITD Tiong Gie Tua  Pekanbaru

Visiindonesia.com- Pekanbaru- Ratusan umat dan masyarakat  Sekitarnya lintas Timur Pekanbaru menghadiri perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Dewa Kwan Te Kong , Lak Gek Die Si 2025,  di perumahan Kencana Land Jalan Lintas Timur depan Simpang Sepakat Kel. Mentagor Kec. kulim Pekanbaru,  Jumat (18/07/2025) siang.

Perayaan yang dihadiri umat Buddha Pekanbaru dimeriahkan dengan sembahyang dan makan bersama . Perayaan berlangsung sederhana dan penuh kekeluargaan.

Hari ini merupakan hari ke 3 acara atau penutupan, terdapat juga atraksi 5 tatung yang merupakan salah satu kepercayaan Tionghoa di mana seseorang yang dipercaya dirasuki oleh roh dewa atau leluhur, terutama dalam tradisi perayaan. 

Tatung juga dikenal dengan seorang yang dipercaya kerasukan roh dewa atau leluhur, yang menjadi perantara antara dunia spiritual dan dunia manusia.

Menurut  Kawi , selaku umat  dan panitia di TITD atau kelenteng ini,  kali sudah ke 3 tahun dan sebelum di rumah lama suhu Amok.  Agenda hari ini Ritual Sembahyang Bersama ( Kho Kun), hari pertama tanggal 16/07  tiga hari yabg lalu acara Ramah Tamah & Makan Malam dengan Warga Lingkungan dan atraksi  Barongsai, kalau hari  kedua kamis tanggal 17/07  agenda Makan Malam Bersama  umat Tridharma, Puak Kura-kura dan Ritual Sembahyang Bersama. 

Dewa merupakan salah satu dewa yang sering dipuja dan memiliki altar di banyak kelenteng, baik altar khusus maupun bergabung dengan dewa lain, Kwan Te Kong  , adalah tokoh sejarah yang dihormati dan dipuja sebagai dewa. Ia diyakini sebagai pelindung bagi bumi, langit, dan segala isinya. Meskipun berasal dari tokoh sejarah, ia diangkat menjadi dewa karena sifat-sifatnya yang terpuji seperti kesetiaan, kejujuran, dan keberanian dalam peperangan.

Selain itu, perayaan Ini merupakan perayaan ditujukan untuk mempererat silaturahmi antara umat di Pekanbaru sehingga diharapkan setiap tahunnya perayaan ini dapat berlangsung dengan lebih meriah.

Suhu Amok sebagai Tantung  dewa Kwan Te ucapakan  terimakasih kehadiran tatung dan umat  untuk meramaikan,  baik berasal dari  Kota Pekanbaru, Titik Akar, Jambi dan Singapura. Bahkan banyak umat yang melakukan pengobatan spiritual dari berbagai macam penyakit lewat media tatung, mulai dari anak-anak hingga orang dewasa.

Selain itu, dapat mempererat persaudaraan dengan umat serta warga sekitar. "Perayaan membuktikan kita semua bersatu," ujar Suhu Amok.

"Semoga semua makhluk hidup berbahagia" harapnya

Comments (0)

There are no comments yet

Related Posts

Paling Dicari

Leave a Comment