Pelarian Poltak Simanjuntak Berakhir, Setelah Seminggu Buron Pasca Kasus Pembakaran Mobil Polisi di Depok
- Visi Indonesia
- 27 April 2025
Visiindonesia.com - Depok- Setelah seminggu berusaha menghindar dari kejaran aparat, akhirnya DPO Poltak Simanjuntak, yang juga dikenal dengan nama Sulaeman dan Madura Simanjuntak, berhasil ditangkap oleh tim dari Polda Riau, Jumat (25/04/2025).
Kisahnya bermula dari aksi kekerasan yang terjadi pada Jumat pagi, 18 April lalu. Saat itu, anggota polisi sedang melakukan penangkapan terhadap tersangka utama, TS, di kawasan Harjamukti, Depok.
Tapi, alih-alih merasa takut dan kooperatif, sekelompok orang, termasuk Poltak, malah menghadang dan menghalangi kendaraan petugas. Mereka tidak terima pimpinannya TS ditangkap dan berusaha membebaskan dia dengan cara apapun.
Aksi ini sebenarnya menjadi puncak dari serangkaian kekerasan dan premanisme yang dilakukan beberapa anggota ormas.
Setelah kejadian itu, Poltak yang diketahui adalah anggota dari ormas GRIB Kecamatan Harjamukti, langsung melarikan diri ke luar kota.
Ia kabur dari Depok dan menghilang ke Riau, menggunakan bus dari Jakarta menuju Pekanbaru, lalu melanjutkan perjalanan ke rumah kerabatnya di Tualang, Siak.
Informasi dari petugas menyebutkan, Poltak berangkat sendiri dari Jakarta, naik bus ke Merak, lalu berganti ke bus Antar Lintas Sumatera menuju Pekanbaru.
Dia mencari transportasi ke Tualang untuk bersembunyi sementara waktu.
Namun, keberadaannya akhirnya terungkap dan dia berhasil diamankan oleh tim dari Polda Riau pada Jumat pagi, di rumah kerabatnya di Tualang, tanpa melakukan perlawanan.
Kombes Ade Ary Syam Indradi, dari Polda Metro Jaya, menyampaikan bahwa penangkapan ini adalah hasil kerja keras semua pihak yang terlibat.
"Sebelumnya, kami sudah berkoordinasi dengan Polda Riau, Setelah dilakukan penyelidikan dan akhirnya pria ini kita tangkap.Berdasarkan keterangan saksi dan interogasi, dia memang anggota satgas ormas dari Harjamukti," ujarnya.
Kasus ini menjadi pengingat bahwa tindakan kekerasan dan premanisme tidak akan pernah ditoleransi.
Polisi berkomitmen untuk terus menegakkan keadilan dan memastikan pelaku kekerasan mendapatkan hukuman yang setimpal.
Saat ini, Poltak dan barang bukti lain akan dibawa ke Polda Riau, dan kemudian diserahkan ke Polda Metro Jaya untuk proses hukum selanjutnya. Semoga kejadian ini menjadi pelajaran berharga agar masyarakat lebih berhati-hati dan sadar akan pentingnya menjaga ketertiban.
Related Posts
Paling Dicari
Penunjukan Kapolri Baru, Projo Riau : Berikan Kepastian Hukum bagi Masyarakat
- 01 October 2026
Visiindonesia.com - Depok- Setelah seminggu berusaha menghindar dari kejaran aparat, akhirnya DPO Poltak Simanjuntak, yang juga dikenal dengan nama Sulaeman dan Madura Simanjuntak, berhasil ditangkap oleh tim dari Polda Riau, Jumat (25/04/2025)...
PROJO Gelar Dialog dan Salurkan Bantuan Alat Pertanian di Hari Tani Nasional 2026
- 24 September 2026
Visiindonesia.com - Depok- Setelah seminggu berusaha menghindar dari kejaran aparat, akhirnya DPO Poltak Simanjuntak, yang juga dikenal dengan nama Sulaeman dan Madura Simanjuntak, berhasil ditangkap oleh tim dari Polda Riau, Jumat (25/04/2025)...
Sasar Gamers Pekanbaru, IKTS Gelar Turnamen MLBB Offline Berhadiah Jutaan Rupiah Oktober Mendatang
- 09 September 2026
Visiindonesia.com - Depok- Setelah seminggu berusaha menghindar dari kejaran aparat, akhirnya DPO Poltak Simanjuntak, yang juga dikenal dengan nama Sulaeman dan Madura Simanjuntak, berhasil ditangkap oleh tim dari Polda Riau, Jumat (25/04/2025)...
PROJO Apresiasi Kinerja Kementerian Pertanian : Prestasi Harus Berdampak Langsung kepada Petani.
- 09 September 2026
Visiindonesia.com - Depok- Setelah seminggu berusaha menghindar dari kejaran aparat, akhirnya DPO Poltak Simanjuntak, yang juga dikenal dengan nama Sulaeman dan Madura Simanjuntak, berhasil ditangkap oleh tim dari Polda Riau, Jumat (25/04/2025)...
Gelar Mubes di Pekanbaru, Nazaruddin Nasir Kembali Dipercaya Nakhodai Permaskab Meranti Riau
- 05 September 2026
Visiindonesia.com - Depok- Setelah seminggu berusaha menghindar dari kejaran aparat, akhirnya DPO Poltak Simanjuntak, yang juga dikenal dengan nama Sulaeman dan Madura Simanjuntak, berhasil ditangkap oleh tim dari Polda Riau, Jumat (25/04/2025)...
Gandeng IKPI, P3KPI, dan AKP2I, Kanwil DJP Riau Bedah Aturan Transisi SKT dalam PMK 44/2026
- 01 September 2026
Visiindonesia.com - Depok- Setelah seminggu berusaha menghindar dari kejaran aparat, akhirnya DPO Poltak Simanjuntak, yang juga dikenal dengan nama Sulaeman dan Madura Simanjuntak, berhasil ditangkap oleh tim dari Polda Riau, Jumat (25/04/2025)...
Sinergi IKPI, IKTS, dan Lintas Komunitas Sukses Warnai Puncak Baksos Kemanusiaan di MTC Panam
- 30 August 2026
Visiindonesia.com - Depok- Setelah seminggu berusaha menghindar dari kejaran aparat, akhirnya DPO Poltak Simanjuntak, yang juga dikenal dengan nama Sulaeman dan Madura Simanjuntak, berhasil ditangkap oleh tim dari Polda Riau, Jumat (25/04/2025)...
PROJO Apresiasi Deklarasi WCOPS: Momentum Kebangkitan Petani Sawit Swadaya di Panggung Dunia.
- 29 August 2026
Visiindonesia.com - Depok- Setelah seminggu berusaha menghindar dari kejaran aparat, akhirnya DPO Poltak Simanjuntak, yang juga dikenal dengan nama Sulaeman dan Madura Simanjuntak, berhasil ditangkap oleh tim dari Polda Riau, Jumat (25/04/2025)...
FPK Pekanbaru Gelar Cafe Morning dan Silaturahmi Lintas Suku
- 29 August 2026
Visiindonesia.com - Depok- Setelah seminggu berusaha menghindar dari kejaran aparat, akhirnya DPO Poltak Simanjuntak, yang juga dikenal dengan nama Sulaeman dan Madura Simanjuntak, berhasil ditangkap oleh tim dari Polda Riau, Jumat (25/04/2025)...
Pererat PeKebangsaan 38 Paguyuban Suku dan Etnis Hadiri Dialog Pembauran Kebangsaan di Pekanbaru
- 29 August 2026
Visiindonesia.com - Depok- Setelah seminggu berusaha menghindar dari kejaran aparat, akhirnya DPO Poltak Simanjuntak, yang juga dikenal dengan nama Sulaeman dan Madura Simanjuntak, berhasil ditangkap oleh tim dari Polda Riau, Jumat (25/04/2025)...













Comments (0)
There are no comments yet