Ratusan Siswa Riau Lepas Landas Kuliah ke Taiwan, YP2MR dan Icati Prioritaskan Pelajar Kurang Mampu

Ratusan Siswa Riau Lepas Landas Kuliah ke Taiwan, YP2MR dan Icati Prioritaskan Pelajar Kurang Mampu

VISIINDONESIA.COM - PEKANBARU – Sebanyak 114 siswa asal Provinsi Riau resmi dilepas untuk melanjutkan studi Strata Satu (S1) ke berbagai universitas bergengsi di Taiwan. Acara pelepasan yang dikemas dalam ramah tamah dan makan malam bersama ini berlangsung khidmat di Hotel Furaya Pekanbaru, Minggu (16/8/2026) malam.

Agenda tahunan ini dihadiri langsung oleh jajaran tokoh penting lembaga penunjang, di antaranya Ketua YP2MR dan Icati Riau Ali Suyanto (Lie Thong Hong), Ketua Dewan Pembina Tomas Thajeb, serta Dewan Penasehat Icati Riau dan Dewan Pengawas YP2MR Iweni Juminaga.

Hadir pula para orang tua yang ikut mendampingi putra-putri mereka memulai babak baru di luar negeri.Dalam kata sambutannya, Ali Suyanto menegaskan komitmen lembaga untuk terus menjembatani anak muda Riau meraih pendidikan global. YP2MR bahkan telah membentuk jaringan perwakilan di berbagai kabupaten dan kota demi menjaring siswa berprestasi dari keluarga ekonomi menengah ke bawah.

"Kami bergerak mencari siswa dari ekonomi lemah yang punya semangat tinggi dan nilai bagus untuk dikuliahkan ke Taiwan. Tahun ini, total ada 8 siswa kita yang sukses meraih beasiswa penuh. Rinciannya, 4 siswa dari pemerintah Taiwan, 1 siswa dari Icati pusat, dan 3 siswa dibiayai langsung oleh YP2MR," ujar Ali Suyanto.Untuk memperluas jangkauan informasi, Icati Riau dan YP2MR kini mengoperasikan kantor pusat di Graha Platinum II, Jalan Soekarno Hatta, Pekanbaru. Selain itu, masyarakat di daerah bisa langsung menghubungi para koordinator wilayah, yaitu Dirmanto Chan (Bengkalis), Nata Hedy Nyo (Selatpanjang), Benny Bengkui(Rohil), dan Johnny Chan (Dumai).

Dewan Penasehat Icati Riau, Iweni Juminaga, menjelaskan bahwa daya tarik Taiwan bagi pelajar Indonesia terus meningkat. Salah satu faktor utamanya adalah urgensi penguasaan Bahasa Mandarin yang kini telah menjadi bahasa dunia. Ditambah lagi, hampir setiap universitas di Taiwan menyediakan program beasiswa internal khusus bagi mahasiswa asing.

Hal senada diungkapkan oleh Erick, salah satu mahasiswa asal Pekanbaru yang berhasil diterima di National Quemoy University. Ia mengaku sangat terbantu oleh bimbingan Icati dan YP2MR dalam mempersiapkan keberangkatannya."Kuliah di Taiwan membuat kita berkembang pesat, terutama dalam penguasaan Bahasa Mandarin. Keunggulan lainnya, sistem di Taiwan sangat mendukung generasi muda untuk kuliah sambil bekerja. Ini melatih kita menjadi pribadi yang mandiri dan tangguh," tutur Erick optimis.Program ini diharapkan mampu terus mendukung target pemerintah dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) daerah, sekaligus membuka jalan bagi anak-anak Riau untuk bersaing di kancah internasional.

Comments (0)

There are no comments yet

Related Posts

Paling Dicari

Leave a Comment